Akan ku tutup luka yang menganga ini dengan senyum
tapi bukan senyum palsu
akan ku pendam dalam kesedihan yang ku alami
dan tak ingin ku gali lagi
Naif kalau aku bilang aku seorang penyabar
bohong kalau ku katakan aku seorang pengalah
omong kosong kalau ku akui aku tak sakit hati
karena aku hanya manusia biasa
Tapi ku pakir kembali, ini kehidupanku
semua yang terjadi adalah bagian dari perjalananku
sakit dan sedih yang ku dapat adalah buah dari kesalahanku
tak seharusnya orang lain yang menjadi pelampiasanku
Aku tak mau orang lain ikut merasakan sakitku
sudahlah cukup diri ini saja
kalaupun ada yang tau
tak perlulah mereka ikut menaggung beban rasa
Dengan senyum ini aku harap semua orang juga bisa tersenyum
karena kebahagian mereka adalah kebahagiaanku juga
meski ada secuil bagian terasa perih
tak masalah...
Aku bukan membohongi diriku
tersenyum untuk menutup sedih dan sakitku
justru aku tak ingin menambah bebanku
dengan mengajak orang disekitarku bersedih karenaku
Mungkin aku tak seperti lilin
membiarkan dirinya leleh demi memberi cahaya pada yang lain
tapi setidaknya aku mengambil ilmu dari sebatang lilin kecil itu
sebuah pengorbanan untuk beragam kebahagiaan
Terserah kau anggap apa tulisanku ini
sebuah puisi ato sekedar curahan hati
hanya saja aku meminta
jangan anggap hal ini sebagai sesuatu yang tak berharga
Surabaya, 07 Des '09
08:09
No comments:
Post a Comment