Popular Posts

Thursday, May 9, 2013

BIMBANG

Mendung itu datang
ketika hati ini sudah mulai lelah
renta, rapuh dan mulai goyah
tergoyang saat terdera angin

Benturan karang putus asa semakin membuatku lemah
tak berdaya dan tanpa daya
hanya bisa menerima
mencoba menghadapi apa yang ada

Dan mendung itupun datang kembali
menambah gelap rentetan awan gelisah di hati
saat hati ini berada pada jurang kegalauan
dan tak tahu apa yang harus ku lakukan

Kabut resah itupun berpawai
menghalangi pandangan mata hatiku
sehingga ku tak mengerti apa yang sedang terjadi
walau aku semestinya tahu semua itu

Lautan kegelisahan mengombang-ambingkan bathin ini
mengambil alih semua yang ku kendali
saat aku berlayar pada samudra hati
dan aku tak tahu apakah aku masih bisa kembali

Coba tengok sejenak hatiku
yang dilanda badai kebimbangan saat ini
terhempas kian kemari
tanpa tahu arah dan tujuan yang pasti

Haruskah kuputar kendali ini ke kanan walau sebenarnya aku ingin ke kiri?
mestikah ku arahkan kendali ini ke kiri meski sebetulnya arahku ke kanan?
dan apakah aku akan maju tapi tujuanku ada di belakang?
atau aku berjalan mundur hanya tak ingin menemui tantangan di depan?

Akankah aku hanya berada di tengah dan hanya bisa berpasrah
tak berani menghadapi segala kemungkinan yang akan akan melanda
tak ingin mengambil resiko serta tantangan kehidupan
dan akhirnya hanya bisa menjadi seorang pecundang

No comments:

Post a Comment